AT Halaman Muka Arsip, versi Inggris Arsip, versi Malay Surati Kami      
 
 

   
 
Fragile archipelago
Indonesia secrete
   

Janji-Janji Kerjasama Amerika Serikat - Indonesia
 
Washington, 19 September 2001 (AT) —— Presiden George W. Bush meminta Megawati Sukarnoputri untuk membantu Amerika Serikat dalam membentuk aliansi perang global anti terorisme guna mendapatkan dukungan dari negara yang berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia. Sedangkan Megawati meminta ikatan kerjasama baru dalam hubungan militer dan ekonomi dengan Amerika Serikat. Bush memberikan beberapa janji yang akan dipenuhi dalam waktu dekat ini guna membantu Indonesia dengan total bantuan keuangan US$ 657,4 juta.
 
 
THE ATHEH TIMES
 
  Back ] Up ] Next ]
 

   
'Presiden Bush menyadari peran penting TNI sebagai sebuah lembaga nasional dan kedua pemimpin menyadari pentingnya reformasi dalam tubuh militer dalam proses transisi demokrasi di Indonesia.'

ada hari Rabu pagi, President Bush menyatakan bahwa Amerika Serikat akan mencabut embargo penjualan peralatan pertahanan yang tidak mematikan (non-lethal) terhadap Indonesia. Hal ini diputuskan setelah mendapatkan kepastian akan adanya penghargaan terhadap hak azazi manusia dari Presiden Megawati. Amerikat Serikat telah membatasi kerjasama militer dengan TNI karena memburuknya penghargaan terhadap hak azazi manusia Indonesia, terutama di Timor Timur pada September 1999.

"Presiden Bush menyadari peran penting TNI sebagai sebuah lembaga nasional dan kedua pemimpin menyadari pentingnya reformasi dalam tubuh militer dalam proses transisi demokrasi di Indonesia," sebut sebuah statemen bersama yang dikeluarkan Amerika Serikat dan Indonesia. [lihat: statement bersama]

Megawati juga menemui beberapa anggota Kongres Amerika Serikat yang ditemani oleh menteri-menteri kabinet. Pertemuan tertutup dengan anggota Kongres ini berlangsung di Capitol Hill pada Kamis pagi. Selama satu jam Megawati bertemu dengan Patrick Kennedy, seorang anggota Kongress yang getol membela HAM, Valium Mavega, kritikus masalah Irian Jaya, dan bertemu juga dengan staf yang bertugas menjamu tamu luar negeri Porter Goss dan Hendry Hyde.

Mega juga dijadwalkan bertemu dengan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank pada hari Kamis. Thursday.

Ringkasan janji-janji Amerika Serikat untuk Indonesia:

- US$ 400 juta untuk promosi perdagangan dan investigasi di sektor minyak dan gas.

- US$ 130 juta untuk mebiayai reformasi hukum dan peradilan.

- US$ 100 juta untuk fasilitas GSP dan memperluas perdangangan bilateral.

- US$ 10 juta untuk membantu pengungsi di  Maluku.

- US$ 10 juta untuk pelatihan polisi.

- US$ 5 juta untuk rekonsialisi, membangun sekolah yang hancur, dan infrastruktur di Acheh.

- US$ 2 juta untuk membatu orang-orang Timor Timur yang memilih tinggal di Indonesia.

- US$400,000 untuk melatih masyarakat sipil dalam hal perthanan.

 
 

Media Lokal

Serambi Indonesia
Waspada

Portal Acheh

www.aceh.org

Berita Dunia

Jelajah Berita Utama Dunia (Malay Inggris)

Kreatifitas Seni

Kirimkan Ide Anda..
Monument Perjuangan Bangsa Acheh
 
   
Copyright © 2001 The Acheh Times™ Inc. Arsip, versi Enggris | Arsip, versi Malay | AT Inc.& Disclaimer | Surati Kami