AT Halaman Muka Arsip, versi Inggris Arsip, versi Malay Surati Kami
 
 
 

   
 
Fragile archipelago
Indonesia secrete
   

Aktivitas Politik Kautsar Dicekal
Kautsar, 25 tahun, aktifis politik Acheh yang ditahan kerena melakukan protes terhadap ketimpangan operasi ExxonMobil di Acheh pada Juli 11, 2001(Foto: Eva Cheng)
 
BANDA ACEH, 18 Oktober 2001 (FPDRA.Com) —— Kautsar, Ketua Komite Sentral Organisasi - Front Perlawanan Demokratik Rakyat Acheh (KSO-FPDRA), aktivitas politiknya dicekal Kepala LAPAS Keudah Banda Acheh. Hal ini terkuak saat FPDRA.Com menjenguknya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Keudah, Kamis (18/10/2001).
 
 
Oleh Firdaus Mukminin Imf
FPDRA.Com
 
 

 
     
'Jelas pemerintah RI dan relasi-relasinya tidak menginginkan
kasus Acheh terkuak di dunia internasional. Dan hal seperti itu wajar dilakukan oleh aparatur negara dalam
menjaga rahasia kebiadaban yang dilakukan terhadap
warga negaranya.'
Kautsar, aktifis politik Acheh
 

encekalan tersebut, bermula saat kedatangan salah seorang wartawan asing dari harian New York Times, yang ingin mewawancarai pandangan politik Kautsar terhadap konflik Acheh.

Menurut Kautsar, pencekalan yang dilakukan oleh Kalapas Keudah Banda Acheh wajar saja. “Jelas pemerintah RI dan relasi-relasinya tidak menginginkan kasus Acheh terkuak di dunia internasional. Dan hal seperti itu wajar dilakukan oleh aparatur negara dalam menjaga rahasia kebiadaban yang dilakukan terhadap warga negaranya.” tegasnya.

Sementara itu, Evi Zain yang mengantarkan wartawan asing tersebut untuk berjumpa dengan Kautsar mengatakan bahwa Kalapas Keudah tidak mengizinkan wawancara dengan Kautsar sebelum adanya izin dari pihak Kehakiman Banda Acheh. 

“Kalapas Keudah tidak mengizinkan wawancara dengan Kautsar sebelum menndapatkan izin dari pihak Kehakiman. Dan setelah kami bernegoisasi Kalapas Keudah akhirnya mengizinkan wartawan New York Times tersebut bertemu dengan Kautsar. Tetapi dengan syarat wawancaranya tidak mengenai aktivitas dan pandangan politik Kautsar.” Ujar Evi dengan kecewa.

“Malah, Kalapas Keudah sempat berkata kepada kami, bahwa ia mempertaruhkan jabatannya mempertemukan wartawan asing dari harian New York Times dengan Kautsar Ketua KSO-FPDRA.” tambah Evi. 

 
 

Media Lokal

Serambi Indonesia
Waspada

Portal Acheh

www.aceh.org

Berita Dunia

Jelajah Berita Utama Dunia (Malay Inggris)

Kreatifitas Seni

Kirimkan Ide Anda..
Monument Perjuangan Bangsa Acheh
 

Home | News - Letters | InternetCoverage | Timeline | List of Incidents | Info on Refugee | Acheh-History | Politics | Business-Ethic | Opinions | Civil Movements | Arts & Humanities | Spirituality | Quotable Quotes | Photo Gallery | Video Gallery | Well-Being | Scholarships | WorldWide media | Malay Edition | Achenese Edition


Archive | AT Inc. & Disclaimer | Testimonials | Write Us

Copyright © 1999 - 2002 The Acheh Times, powered by Hivelocity.