AT Halaman Muka Arsip, versi Inggris Arsip, versi Malay Surati Kami
 
 
 

   
 
Fragile archipelago
Indonesia secrete
   

Lagi, Brimob Tangkap 4 Warga Lamtamot Dalam Sweeping
 
Associated Press Photo
Pasukan BRIMOB siap bersiap untuk melakukan operasi tempur (gambar kiri). Operasi yang dilakukan BRIMOB berakses langsung pada masyarakat desa yang tidak terlibat dalam konflik bersenjata. Seperti di Timor Timur, ratusan orang menjadi korban operasi tempur BRIMOB selama tahun 2000 di Acheh saja. Bernardino Guterres (gambar kanan) mahasiswa asal Timor Timur ditembak mati tanpa proses hukum oleh pasukan BRIMOB pada 26 Agustus 1999 (Foto:  AP - David Longstreath)
 
BANDA ACEH, 21 Oktober 2001 (FPDRA.Com) —— Brimob BKO posko Cinta Alam, Saree Acheh Besar, kembali melakukan penangkapan terhadap 4 orang warga Lamtamot, kecamatan Seulimum Acheh Besar Selasa (17/10/2001). Penangkapan tersebut dilaporkan salah seorang relawan kemanusiaan kepada redaksi FPDRA.Com, Jum’at (19/10/2001).

 
 
Oleh Firdaus Mukminin Imf
FPDRA.Com
 
 

 
     
Dari keempat warga yang ditangkap, Zainuddin telah ditemukan menjadi mayat oleh warga desa Lamtamot, Seulimum Acheh Besar Jum’at
(19/10/2001).  Dari mayat tersebut terlihat tanda-tanda kekerasan, seperti muka yang sulit dikenali, tangan yang terikat dengan tali
kebelakang dan seluruh tubuh penuh dengan luka.
 
eempat warga tersebut ditangkap dalam sweeping yang  digelar Brimob BKO posko Cinta Alam, Saree Acheh Besar. Dalam penangkapan dijalan Banda Acheh – Medan, keempat warga, Mukhtar (35), Nazaruddin (22), Zainuddin (40), Bang Rih (30) sedang dalam perjalanan ke Banda Acheh menendarai mobil pick up Kijang yang di belangkangnya berisi seekor kerbau.

Mereka lalu ditangkap Brimob BKO dan menurut dugaan
masyarakat dibawa ke SPN Seulawah. “Brimob BKO
melakukan sweeping setelah mereka diserang GAM di desa Lamtamot, Seulimum Acheh Besar. Lalu mereka
memberhentikan mobil kijang berwarna biru dongker dan
di kaca depannya ada tulisan Allah. Setelah itu mobil
tersebut dibawa oleh Brimob ke SPN Seulawah” Ujar
salah seorang warga tak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, salah seorang dari keempat warga yang
ditangkap, Zainuddin telah ditemukan menjadi mayat
oleh warga desa Lamtamot, Seulimum Acheh Besar Jum’at
(19/10/2001). Dan kini mayat tersebut berada di ruang
mayat Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Dari mayat
tersebut terlihat tanda-tanda kekerasan, seperti muka
yang sulit dikenali, tangan yang terikat dengan tali
kebelakang dan seluruh tubuh penuh dengan luka. 

 

 

Media Lokal

Serambi Indonesia
Waspada

Portal Acheh

www.aceh.org

Berita Dunia

Jelajah Berita Utama Dunia (Malay Inggris)

Kreatifitas Seni

Kirimkan Ide Anda..
Monument Perjuangan Bangsa Acheh
 

Home | News - Letters | InternetCoverage | Timeline | List of Incidents | Info on Refugee | Acheh-History | Politics | Business-Ethic | Opinions | Civil Movements | Arts & Humanities | Spirituality | Quotable Quotes | Photo Gallery | Video Gallery | Well-Being | Scholarships | WorldWide media | Malay Edition | Achenese Edition


Archive | AT Inc. & Disclaimer | Testimonials | Write Us

Copyright © 1999 - 2002 The Acheh Times, powered by Hivelocity.