|
 |
 |
 |
| |
|
|
|
|
| |
|
|
Dari
keempat warga yang ditangkap, Zainuddin telah ditemukan menjadi mayat
oleh warga desa Lamtamot, Seulimum Acheh Besar Jum’at
(19/10/2001). Dari mayat tersebut terlihat tanda-tanda
kekerasan, seperti muka yang sulit dikenali, tangan yang terikat dengan tali
kebelakang dan seluruh tubuh penuh dengan luka. |
|
eempat warga tersebut ditangkap dalam sweeping yang
digelar Brimob BKO posko Cinta Alam, Saree Acheh Besar. Dalam penangkapan dijalan Banda Acheh – Medan, keempat
warga, Mukhtar (35), Nazaruddin (22), Zainuddin (40), Bang Rih (30) sedang dalam perjalanan ke Banda Acheh
menendarai mobil pick up Kijang yang di belangkangnya berisi seekor kerbau.
Mereka lalu ditangkap Brimob BKO dan menurut dugaan
masyarakat dibawa ke SPN Seulawah. “Brimob BKO
melakukan sweeping setelah mereka diserang GAM di desa
Lamtamot, Seulimum Acheh Besar. Lalu mereka
memberhentikan mobil kijang berwarna biru dongker dan
di kaca depannya ada tulisan Allah. Setelah itu mobil
tersebut dibawa oleh Brimob ke SPN Seulawah” Ujar
salah seorang warga tak mau disebutkan namanya.
Sementara itu, salah seorang dari keempat warga yang
ditangkap, Zainuddin telah ditemukan menjadi mayat
oleh warga desa Lamtamot, Seulimum Acheh Besar Jum’at
(19/10/2001). Dan kini mayat tersebut berada di ruang
mayat Rumah Sakit Umum Zainal Abidin. Dari mayat
tersebut terlihat tanda-tanda kekerasan, seperti muka
yang sulit dikenali, tangan yang terikat dengan tali
kebelakang dan seluruh tubuh penuh dengan luka.
|
 |
|
|
|
|
|