'Pasukan AGAM meledakkan Bom ke Makoramil Bayu
Kabupaten Acheh Utara, 2 personil TNI tewas, lainnya
luka-luka.'
'Korban yang sudah jadi mayat dibuang di Lorong Kayee Meunasah Baro Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, dalam kondisi berluka tembak di bagian kepala, dada dan pada alat vitalnya hingga hancur.'
'TNI/Polri memerintahkan kepada semua pemilik toko supaya membuka tokonya, kalau tidak mau membuka, maka diancam akan dibakar tokonya.' |
|
15 January 2002 pukul 08:00 WA (Waktu Acheh).
TNI Kopasus dengan menggunakan 1 unit mobil Kijang masuk ke Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, kemudian menangkap 2 orang warga di sana. Berikut masing-masing korban.
- Darni Nurdin (24 th), warga Lorong 02 Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara.
- Azwari (23 th), warga Lorong 02 Desa Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara. Kedua korban ditangkap oleh Kopasus di Jalan Mon Geudong Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, kemudian dibawa bersama mereka dengan mnggunakan mobil Kijang, sampai saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.
15 January 2002 pukul 10:30-18:00 WA; TNI/Polri di Kota Geudong, Kota Peunteuet, terminal Bus Cunda, terminal Kota Lhokseumawe Kabupaten Acheh Utara, Terminal Matang Geulumpang Dua, Terminal Bireuen Kabupaten Acheh Jeumpa, juga di pos-pos sepanjang Jalan Medan-Banda Acheh mulai dari Acheh Timur, Acheh Utara, Acheh Jeumpa. Mereka menyetop semua mobil penumpang (Bus) dan angkutan umum (truk), kemudian diperintahkan supaya pada tanggal 16-18 January 2002 mereka tidak melakukan "Mogok" dan mengancam bila melakukan mogok, maka akan diambil tindakan keras oleh pihak TNI/Polri.
|
|
 |
Dengan adanya ancaman dari pihak TNI/Polri kepada para sopir bus dan angkutan umum tersebut, mereka menjadi takut. Pada hal mogok itu adalah hak setiap manusia di bumi ini yang dijamin oleh hukum di negara-negara yang beradab.
15 January 2002 pukul 14:00 WA;
Sebanyak 20 personil pasukan AGAM melakukan
penyerangan terhadap 60 personil pasukan TNI BKO Buloh Blang Ara Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara, yang sedang melakukan operasi militer di Paya Siribee Desa Buket Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara, dalam penyerangan yang berlangsung selama 15 menit tersebut, 2 personil TNI tewas dan sejumlah lainnya luka-luka kritis.
15 January 2002 pukul 19:20 WA;
TNI/Polri meledakkan Bom di kota Geudong Kabupaten Acheh Utara, kemudian melepaskan tembakan ke udara, sehingga membuat masyarakat yang berada di sana menjadi panik dan lari tak tentu arah, ada yang jatuh ke dalam sungai, tertabrak saat berlarian karena ketakutan.
15 January 2002 pukul 21:10 WA;
Pasukan AGAM meledakkan Bom ke posko TNI di Ulee Blang Mane Kecamatan Blang Mangat Kabupaten Acheh Utara. 1 TNI tewas dan sejumlah lainnya luka-luka.
15 January 2002 pukul 21:25 WA;
Pasukan AGAM meledakkan Bom ke Makoramil Bayu
Kabupaten Acheh Utara, 2 personil TNI tewas, lainnya
luka-luka.
15 January 2002 pukul 23:00 WA;
- Ilyas Yakop (32 th), warga Desa Blang Crum Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, korban diculik oleh TNI di Keude Dua Blang Crum Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, tanggal 16 January 2002 pukul 02:00 korban yang sudah jadi mayat dibuang di Lorong Kayee Meunasah Baro Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, dalam kondisi berluka tembak di bagian kepala, dada dan pada alat vitalnya hingga hancur, tak berapa lama kemudian mayat korban diambil oleh masyarakat setempat dan diserahkan kepada keluarganya.
- Hasballah Adam (32 th), warga Desa Blang Crum Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, korban diculik oleh TNI di Keude Dua Blang Crum Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, tanggal 16 January 2002 pukul 02:00 korban berluka tembak dan sudah jadi mayat dibuang di Panggoi Jalan Medan-Banda Acheh, namun pada 07:30 mayat korban baru diambil oleh masyarakat, karena pada waktu malam di
daerah tersebut sangat banyak TNI/Polri yang lalu lalang di sekitar itu.
- Marzuki Yasin (26 th), warga Desa Blang Crum
Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, korban diculik oleh TNI di Keude Dua Blang Crum Kandang Kecamatan Muara Dua Kabupaten Acheh Utara, tanggal 16 January 2002 pukul 02:00 korban berluka tembak dan sudah jadi mayat dibuang di Panggoi Jalan Medan-Banda Acheh, namun pada 07:30 mayat korban baru diambil oleh masyarakat, karena pada waktu malam di daerah tersebut sangat banyak TNI/Polri yang lalu lalang di sekitar itu.
16 January 2002 pukul 08:30 WA;
Di kota Lhokseumawe Kabupaten Acheh Utara, ratusan TNI/Polri menendang-nendang seluruh pintu toko yang ada di kota Lhokseumawe, hingga membuat pemilik toko panik dan takut kepada TNI/Polri yang bersikap sangat kasar. TNI/Polri memerintahkan kepada semua pemilik toko supaya membuka tokonya, kalau tidak mau membuka, maka diancam akan dibakar tokonya. Kemudian TNI/Polri melepaskan tembakan ke udara laksana dalam peperangan, sehingga membuat warga tambah takut lagi kepada TNI/Polri. Kejadian seperti ini juga dilakukan oleh TNI/Polri di kota Bayu, Peunteuet, Geudong, dan tempat-tempat lain di Acheh Utara.
16 January 2002 pukul 10:45 WA;
Sejumlah toko di kota Lhokseumawe Kabupaten Acheh Utara yang masih tertutup pintunya, di palang (tulisan X) pada pintu toko dengan cat berwarna merah oleh TNI/Polri, sehingga para pemiliknya menjadi tambah taruma lagi. Belum diketahui maksud dari pemalangan pintu toko miliknya, apakah tokonya akan dibakar, atau tidak diberi izin untuk berjualan lagi, ataupun pemiliknya akan ditangkap oleh TNI/Polri. semua pemilik toko yang telah dipalang tilisan X berwarna merah oleh pihak TNI/Polri saat ini berada dalam suasana cemas dan rasa takut semuanya. Karena tidak mengetahui apa yang akan dihadapi atau terjadi terhadapnya.
16 January 2002 pukul 12:15 WA;
Sebanyak 20 personil pasukan AGAM melakukan
penyerangan dengan menggunakan peluncur granat dan
senapan mesin ringan terhadap TNI di posko Ulee Nyeue Kecamatan Nisam Kabupaten Acheh Utara, 5 TNI tewas dan sejumlah lainnya luka-luka. Pasukan AGAM semuanya selamat.
Teungku Sofyan Dawod adalah Jurubicara Militer ASNLF/Komando GAM Pusat Tiro. |