AT Halaman Muka Arsip, versi Inggris Arsip, versi Malay Surati Kami

 

 
 
 
 

Fragile archipelago

Indonesia secrete
 
The Acheh Times is best viewed by:
Pengungsi di kampung sendiri. Laporan dari subuah group NGO Acheh menjelaskan bahwa anak-anak di sana juga sangat menderita oleh kebijakan pemerintah yang telah memberi peluang bagi TNI Polri untuk bersikap represif. Anak-anak di daerah konflik ini tidak lagi dapat bersekolah sebagaimana biasanya, karena di samping keadaan tidak kondusif, siswa-siswa SMU dianggap anggota GAM, sehingga siswa-siswa ini mendapat berbagai teror dari aparat.
 
Teungku Sofyan Dawod melapor dari camp rahasia GAM.
 
Laporan Insiden Sejak Hari Pertama Mogok Rakyat Acheh
 
JAN 19, 2002 (ASNLF) —— Tanggal 18 January 2002 pukul 06:30. Manapriadi A. Mutalib (40 th), warga Desa Hagu Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, ditangkap oleh Manyor Sinaga dengan menggunakan mobil Kijang, dibawa ke posko TNI Kopasus di Mess PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) Jalan Iskandar Muda samping Losmen Pantai Samudra Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara. Sampai saat ini belum diketahui nasibnya.

 

Oleh Sofyan Dawod  
 
 

 
'Dari truk Reo, mereka langsung beraksi dengan memukul/mengkasari beberapa warga di sana. Belum diketahui identitas para korban.'   Tanggal 19 January 2002

pukul 07:30

TNI/Polri BKO Desa Cot Sabong Kecamatan Nisam
Kabupaten Acheh Utara, menyetop semua mobil angkutan umum dari Sawang yang melewati posko mereka, semua penumpang yang terdiri dari pelajar dan masyarakat biasa diturunkan, dipukul, kemudian ditahan beberapa jam di posko Cot Sabong, TNI/Polri melarang semua pelajar yang pergi ke sekolah dan masyarakat yang ingin berbelanja ke Keude Krueng Mane (ibu kota Kecamatan Sawang). TNI/Polri mengatakan kepada para pelajar dan masyarakat bahwa hari ini (Sabtu 19 January 2002) MOGOK TNI/Polri, kalau kemarin MOGOK GAM. Berikut nama korban pelajar sedangkan korban masyarakat belum ada datanya:

  1. Fakhrurazi (17 th), warga Meunasah Cut Kecamatan
    Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
  2. Syamsyuddin (16 th), warga Meunasah Cut Kecamatan
    Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
  3. Murdani (17 th), warga Meunasah Meucat Kecamatan
    Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
  4. Kenedi (16 th), warga Meunasah Peunayan Kecamatan
    Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
    5. Azwar (17 th), warga Meunasah Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
  5. M. Yaziz (17 th), warga Meunasah Peunayan Kecamatan Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.
  6. T. M. Saiful (16 th), warga Meunasah Peunayan
    Kecamatan Nisam Kabupaten Acheh Utara, pelajar.

pukul 09:00

Ibrahim Amin (45 th), warga Desa Paya Leupah Simpang Kramat Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara, ditangkap di rumahnya, dipakaikan pakaian loreng lengkap dengan tas Ransel, dibawa bersama TNI BKO Buloh Blang Ara Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara yang sedang melakukan operasi militer di sana. Sampai saat ini belum diketahui nasibnya.

pukul 10:15
2 truk Reo pasukan TNI yang datang dari Lhokseumawe
diturunkan di keude Simpang Kramat Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara dan bergabung dengan pasukan TNI lainnya yang telah beberapa hari berada di sana untuk melakukan operasi militer. Beberapa menit setelah diturunkan dari truk Reo, mereka langsung beraksi dengan memukul/mengkasari beberapa warga di sana. Belum diketahui identitas para korban.

     
 

 

 

 

 

 

 

 

'4 personil TNI dan mencabut tiang bendera yang telah ditanam bom di bawahnya, seketika itu bom meledak, 1 TNI tewas dan 3 lagi luka-luka kritis.'

  18 January 2002

pukul 08:30
6 personil pasukan AGAM menyerang pasukan TNI yang
sedang melakukan operasi militer di Uteuen Transat
Meunasah Dayah Simpang Kramat Kecamatan Kuta Makmur Kabupaten Acheh Utara, 2 TNI tewas, sejumlah lainnya luka-luka. Pasukan AGAM semuanya selamat.

pukul 07:00
Ditemukan satu mayat laki-laki tanpa identitas yang telah kembung/membusuk di pinggir rawa-rawa Desa Ujong Blang Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara.

pukul 05:30
Pasukan AGAM menanam sebuah bom dekat dengan posko TNI Makoramil Geudong Kecamatan Meurah Mulia Kabupaten Acheh Utara, di atas bom tersebut di pancangkan tiang dan bendera ASNLF, pukul 10:00 datang 4 personil TNI dan mencabut tiang bendera yang telah ditanam bom di bawahnya, seketika itu bom meledak, 1 TNI tewas dan 3 lagi luka-luka kritis.

pukul 10:00
8 personil AGAM menyerang TNI yang sedang melakukan
operasi militer di Desa Alue Angen Kecamatan Jambo Aye
Kabupaten Acheh Utara, 3 personil TNI tewas, lainnya luka-luka.

pukul 19:30
Pasukan AGAM menyerang dengan peluncur granat dan
senapan mesin ringan ke posko TNI Kantor PU Alue Bili
Kecamatan Baktiya Kabupaten Acheh Utara, 2 personil
TNI tewas, lainnya luka-luka.

pukul 10:00
Pasukan AGAM menyerang dengan bom 2 truk Reo TNI yang sedang berpatroli di Kilometer Sepuluh arah Cot Girek
Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Acheh Utara, 3 personil
TNI tewas, lainnya luka-luka. Kemudian pukul 10:15 datang 2 truk Reo pasukan bantuan dari Lhoksukon, dihadang lagi dengan bom di Kilometer Enam, 2 lagi TNI tewas, lainnya luka-luka.

pukul 17:00.

Rasyidin Ishak (18 th), warga Meunasah Ara
Kecamatan Matang Kuli Kabupaten Acheh Utara, ditangkap di rumahnya, dipukul dan dibawa bersama pasukan TNI BKO EMOI, sampai saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.

     
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

'Dikejar dan ditembak hingga tewas (sedang mengenderai sepeda motor) di tempat itu. Kemudian korban diambil dan dibuang ke belakang Kantor Pemadam Kebakaran di Pasar Inpres Lhokseumawe.'

  17 January 2002

pukul 09:00
Mayat berluka tembak tanpa identitas ditemukan di
samping pos jaga Gang Kadli Teumpok Teungoh Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, ciri-cirinya kulit berwarna hitam dan badannya besar. Kemudian dievakuasi oleh PMI ke RSU Lhokseumawe.

pukul 09:00
Pasukan AGAM menyerang dengan bom terhadap pasukan TNI yang sedang mengenderai 2 unit sepeda motor dan truk
Reo di Jalan Rek Alue Bade Blok 10 (jalan ke PT. Agung) Kecamatan Blang Mangat Kabupaten Acheh Utara, 4 personil TNI yang mengenderai sepeda motor tewas ditempat.

pukul 15:00
Sejumlah pasukan AGAM menyerang dengan peluncur granat dan senapan mesin ringan ke pos TNI di PT. KKA
Kecamatan Nisam Kabupaten Acheh Utara, 5 personil TNI
tewas dan banyak yang mengalami luka-luka.

pukul 16:20
Nurdin A. Gani (21 th), warga Desa Teumpok Teungoh
Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, sedang
mengenderai Honda Astrea Grand persis di depan rumah
Mantri Jafar Adam Teumpok Teungoh, dipanggil oleh TNI
Kopasus yang menggunakan mobil Kijang, korban tidak berhenti, dikejar dan ditembak hingga tewas (sedang mengenderai sepeda motor) di tempat itu. Kemudian korban diambil dan dibuang ke belakang Kantor Pemadam Kebakaran di Pasar Inpres Lhokseumawe. Kemudian dievakuasi oleh PMI.

pukul 22:30

  1. Islahuddin A. Rahman (40 th), warga Desa
    Seureundang Alue Drien Kecamatan Matang Kuli Kabupaten Acheh Utara, wiraswasta.
  2. Asri Hasbun (23 th), warga Desa Seureundang Alue
    Drien Kecamatan Matang Kuli Kabupaten Acheh Utara, wiraswasta.
  3. M. Husen Ismail (25 th), warga Desa Alue Rimee
    Blang Siren Kecamatan Matang Kuli Kabupaten Acheh
    Utara, wiraswasta.

Ketiganya tewas ditembak oleh TNI di Desa Muniran
Kecamatan Simpang Ulim Kabupaten Acheh Timur, mayatnya dibuang ke Langkat, kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bringadi Medan.

     
   

Sejak tgl 07-16 January 2002

TNI melakukan operasi militer ke beberapa desa di
Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur.

SHARE YOUR POWER

  Your contribution counts; Acheh Times is seeking for change  

Masyarakat di sana takut dan trauma kepada TNI karena bersikap sangat brutal terhadap masyarakat, sehingga selama itu mereka semua mengungsi ke tempat familinya di tempat lain, ketika mereka pulang kembali ke tempat asalnya, harta/isi rumah mereka sudah dijarah/dibakar oleh TNI. Berikut masing-masing korban:

  1. M. Ali Ishak (40 th), warga Desa Seuneubok Bayu
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 27.000.000 (dua puluh tujuh juta rupiah).
  2. M. Nasir Tala (28 th), warga Desa Kasih Sayang
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, dianiaya hingga mengalami cedra ringan, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).
  3. Hanimah Itam (62 th), warga Desa Kasih Sayang
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 18.000.000 (delapan belas juta rupiah).
  4. Amin Johan (18 th), warga Desa Kasih Sayang
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, dianiaya hingga kritis.
  5. M. Juned Umar (30 th), warga Desa Kasih Sayang
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, dianiaya hingga kritis.
  6. Fauziah Salim (32 th), warga Desa Kasih Sayang
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi toko dijarah, toko dibakar, total kerugian Rp 37.000.000 (tiga puluh tujuh juta rupiah).
  7. Muslem (35 th), warga Desa Kasih Sayang Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, dianiaya hingga kritis, 1 unit kenderaan roda dua merek Shogun di rampas.
  8. Baldani Syah (28 th), warga Desa Dama Puteh Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 63.000.000 (enam puluh tiga juta rupiah).
  9. Duraini Nurdin (36 th), warga Desa Paya Lama Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 35.000.000 (tiga puluh lima juta rupiah).
  10. Abdullah Langan (45 th), warga Keude Geureubak
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, 2 ekor
    kerbau, 3 ekor kambing diambil. 11. Khalil (50 th), warga Desa Jambo Reuhat Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 6.000.000 (enam juta rupiah).
  11. A. Rahman Arifin (24 th), warga Desa Seuneubok
    Keumuneng Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, dianiaya hingga kritis.
  12. Nursiah (25 th), warga Desa Uram Jalan Kecamatan
    Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, pelecehan sekseual dan dianiaya hingga kritis.
  13. Hasan A. Bakar (28 th), warga Desa Blang Rambong
    Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 45.000.000 (empat puluh lima juta rupiah).
  14. Sulaiman Ali (45 th), warga Desa Blang Rambong
    Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, emas 2 mayam, uang Rp 200.000 (dua ratus ribu) dirampas.
  15. Kalsum Syah (75 th), warga Desa Paya Lama Keude
    Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total
    kerugian Rp 22.000.000 (dua puluh dua juta rupiah).
  16. Ali Hanafiah (35 th), warga Desa Uram Jalan
    Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 26.000.000 (dua puluh enam juta rupiah).
  17. Salmiah A. Karim (45 th), warga Desa Paya Lama
    Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 12.000.000 (dua belas juta rupiah).
  18. Muhammad Idris (23 th), warga Desa Paya Lama Keude Geureubak Kecamatan Idi Cut Kabupaten Acheh Timur, 1 unit kereta Shogun dirampas oleh anggota TNI Makoramil Idi Rayek Kabupaten Acheh Timur, yang bernama Tanthawi.
 

 

 

 

 

 

 

 

'Operasi militer dengan menggunakan beberapa truk Reo dan mobil Kijang di Desa Baharu Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Acheh Selatan, 4 TNI tewas, sejumlah lainnya luka-luka.'

  16 January 2002

pukul 11:00
Pasukan AGAM menyerang TNI di Desa Teupin Batee
Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur. Ekses dari
penyerangan tersebut, TNI menembak 1 orang masyarakat hingga tewas dan 1 kritis. Berikut masing-masing
korban:
  1. Sulaiman Ibrahim (28 th), warga Desa Teupin Batee
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, tewas ditembak oleh TNI.
  2. Abdullah Nafi (25 th), kritis ditembak oleh TNI di
    bagian lengannya, 1 unit Honda Astrea Grand dirampas oleh TNI.

pukul 12:00
Pasukan AGAM menyerang TNI/Polri (Marinir/Brimob)
gabungan BKO Kecamatan Manggeng, BKO Kecamatan Labuhan Haji, BKO Kecamatan Tangan-tangan, yang sedang melakukan operasi militer dengan menggunakan beberapa truk Reo dan mobil Kijang di Desa Baharu Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Acheh Selatan, 4 TNI tewas, sejumlah lainnya luka-luka. Ekses dari penyerangan
tersebut, 1 orang masyarakat sipil tewas ditembak, 2
ditangkap. Berikut masing-masing korban:

  1. Abdul Manaf Syu'ib (25 th), warga Desa Baharu
    Kecamatan Blang Pidie Kabupaten Acheh Selatan, pukul 13:00 tewas ditembak di kepala oleh TNI/Polri.
  2. Jamaluddin (40 th), warga Desa Baharu Kecamatan
    Blang Pidie Kabupaten Acheh Selatan, ditangkap,
    dipukul dan dibawa bersama TNI/Polri, sampai saat ini belum diketahui nasib dan keberadaannya.
  3. Salmi (30 th), warga Desa Baharu Kecamatan Blang
    Pidie Kabupaten Acheh Selatan, ditangkap, dipukul dan dibawa bersama TNI/Polri, sampai saat ini belum
    diketahui nasib dan keberadaannya.

pukul 10:00
Iskandar A. Rani (27 th), warga Desa Tanjong
Tualang Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur,
tewas ditembak oleh TNI yang sedang melakukan operasi
militer di sana.

pukul 10:00 
Pasukan Brimob yang berposko di PT. Wira Lano
Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur melakukan
operasi militer ke Alue Bu Alue Lhok Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur. Ekses dari operasi militer tersebut beberapa Rumah/Toko milik masyarakat dijarah/dibakar. Berikut masing-masing korban:

  1. Sulaiman Daud (35 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 14.000.000. (empat belas juta rupiah)
  2. Syukri (40 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, pedagang, barang/isi rumah/toko dijarah, rumah/toko dibakar, total kerugian Rp 40.000.000 (empat puluh juta rupiah).
  3. Rusli (46 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, pedagang, barang/isi rumah/toko dijarah, rumah/toko dibakar, total kerugian Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).
  4. Daud Hamid (45 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dan 1 unit gudang sawit dibakar, total kerugian Rp 135.000.000 (seratus tiga puluh lima juta rupiah).
  5. M. Yusuf (29 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah).
  6. Asnawi Hanfiah (42 th), warga Desa Alue Bu Alue
    Lhok Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total
    kerugian Rp 185.000.000 (seratus delapan puluh lima
    juta rupiah). 7. Safiah Husen (45 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi rumah dijarah, rumah dibakar, total kerugian Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).
  7. Usman (43 th), warga Desa Alue Bu Alue Lhok
    Kecamatan Peureulak Kabupaten Acheh Timur, barang/isi toko dijarah, toko dibakar, total kerugian Rp 13.000.000 (tiga belas juta rupiah).


pukul 10:00-14:00
TNI BKO Buket Leusong Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur menganiaya masyarakat sipil. Berikut
masing-masing korban:

  1. M. Yunus (20 th), warga Meunasah Baro Kecamatan
    Julok Kabupaten Acheh Timur, petani, dianiaya kritis.
  2. M. Rasyid (22 th), warga Meunasah Baro Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur, petani, dianiaya kritis.
  3. Dahrul Yunus (18 th), warga Meunasah Baro Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur, pelajar, dianiaya kritis.
  4. Lukman (38 th), warga Meunasah Baro Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur, petani, dianiaya kritis.
  5. M. Ali Ahmad (23 th), warga Meunasah Baro Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur, petani, dianiaya kritis.
  6. Zarani Jalil (18 th), warga Desa Lhok Seuntang
    Kecamatan Julok Kabupaten Acheh Timur, pelajar, dianiaya kritis.

TNI BKO Pusong dan Brimob BKO KP3 Kecamatan Banda Sakti Kabupaten Acheh Utara, sejak 4 bulan yang lalu sampai sekarang (17 January 2002) mereka meminta uang/setoran wajib pada masing pemilik toko/kedai di Pasar Los dan Pasar Pajak di Lhokseumawe perbulan berkisar Rp 30.000 - Rp 50.000. Pada pedagang kaki lima mereka meminta perminggu Rp 3000 - Rp 5000. Selain permintaan setoran wajib tiap bulan, TNI/Brimob tiap harinya masih meminta uang/barang/rokok pada tiap-tiap toko/kedai. Para pemilik toko/kedai sangat resah dan keberatan atas permintaan uang atau barang oleh TNI/Brimob.

Teungku Sofyan Dawod adalah Jurubicara Militer ASNLF/Komando GAM Pusat Tiro.

     
   
BACA BERITA LALU
Index berita 2001
Photo Acheh, Masaru Goto
HOME, Halaman Muka/Malay edition
 

Home | News - Letters | InternetCoverage | Timeline | List of Incidents | Info on Refugee | Acheh-History | Politics | Business-Ethic | Opinions | Civil Movements | Arts & Humanities | Spirituality | Quotable Quotes | Photo Gallery | Video Gallery | Well-Being | Scholarships | WorldWide media | Malay Edition | Achenese Edition


Archive | AT Inc. & Disclaimer | Testimonials | Write Us

Copyright © 1999 - 2002 The Acheh Times, powered by Hivelocity.