Mitra kolaborasi kita di Medan dan Acheh
Author: Lukman
Category: Acheh Tsunami
Date: 01/05/05
Time: 03:50:30 -0500
Berikut laporan dari salah satu kelompok yang jadi mitra kolaborasi kita di
Medan dan Acheh. Mereka sedang menyalurkan dana dan barang bantuan yang
dikumpulkan mahasiwa di Malaysia, khususnya Penang/USM:
---------
selama dua hari di medan, saya mendapati beberapa masalah saat ini:
1. Masalah bagi posko-posko kecil yang dikelola aktivis adalah proses
pengangkutan barang dari medan-aceh dan angkutan untuk mendistribusikan
bahan-bahan dari posko di aceh ke tempat-tempat yang lebih pedalaman. Saya
harus menunggu 2 hari untuk dapatkan lori dan harus bayar RP 5 juta satu
perjalanan ke BNA. Mereka juga menghadapi tingginya biaya komunikasi karena
harus terus berhubungan, sedangkan uang operasional untuk ini tidak ada.
2. Keperluan-keperluan yang banyak diminta dari Acheh sekarang tertumpu pada
makanan, karena banyak titik-titik yang tak terjangkau yag rawan kelaparan.
makanan bisa berupa lauk-lauk kering, ikan masin, ikan bilis/teri, telur,
sardine, beras, kacang-kacangan, dll
3. Di posko besar yang dikelola pemerintah, prosedurnya sangat susah untuk
keluarkan barang, sehingga banyak barang menumpuk di airport polonia, airport
blang bintang dan juga kantor-kantor camat. Di airport polonia medan ada
sekitar barang lebih 1,000 lori/truk yang tak diangkat. kawan dari posko di
medan pernah datang dengan membawa 3 lori untuk bawa barang tersebut tapi tak
dikasih, bahkan bupati bireuen Mustafa A. Gelanggang, harus menangis karena
juga tidak berhasil membawa keluar barang di posko nasional (?) di polonia. di
airpor blang bintang b.aceh, ada mie instans bantuan yang dijual RP 500
satunya. Di kantor-kantor camat, masyarakat diminta KTP/ID card untuk
mengambil barang bantuan, padahal dengan tsunami yang datang dimana mereka
bisa cari KTP-nya.